Home » » Routing

Routing


sumber: https://www.cloudflare.com

Pengertian Routing

Bayangkan sebuah jaringan komputer seperti sebuah jalan raya yang menghubungkan berbagai kota. Setiap kota dalam jaringan tersebut mewakili perangkat seperti komputer, laptop, atau ponsel yang terhubung satu sama lain. Saat kamu mengirimkan data, seperti pesan teks atau gambar, dari komputermu ke temanmu yang berada di kota lain, data tersebut harus melewati jaringan komputer dengan bantuan routing.

Jadi, apa itu routing? Routing adalah proses pengiriman data dari satu titik ke titik tujuan di dalam jaringan komputer. Ini mirip dengan bagaimana kamu menentukan jalur terbaik untuk mencapai tujuanmu saat mengemudi. Routing dalam jaringan komputer juga melibatkan pemilihan jalur yang tepat dan efisien untuk mengirimkan data dari sumber ke tujuan.

Fungsi Routing

Fungsi utama dari routing adalah mengirimkan paket data dengan cara yang paling efisien. Ketika kamu mengirim pesan teks atau gambar, data tersebut dibagi menjadi paket-paket kecil. Setiap paket ini harus mencapai tujuan akhirnya, dan routing bertanggung jawab untuk memastikan hal itu terjadi.

Salah satu fungsi penting dari routing adalah memilih jalur terbaik. Jika kamu berada di jalan raya, tentu saja kamu akan mencoba memilih jalur dengan lalu lintas yang lancar dan tanpa kemacetan agar kamu dapat mencapai tujuanmu dengan cepat. Begitu pula dengan routing, ia harus memilih jalur terbaik melalui jaringan komputer untuk memastikan data mencapai tujuan dengan kecepatan dan efisiensi maksimum.

Berikut beberapa fungsi routing antara lain:

  • Pengiriman Paket: Fungsi utama routing adalah mengirimkan paket data dari sumber ke tujuan melalui jaringan dengan menggunakan jalur yang tepat.
  • Pemilihan Jalur Terbaik: Routing bertanggung jawab untuk memilih jalur terbaik atau optimal di antara berbagai rute yang mungkin untuk mengirimkan paket data dengan kecepatan dan efisiensi maksimum.
  • Menghindari Kemacetan: Routing dapat menghindari kemacetan jaringan dengan mendistribusikan lalu lintas secara merata di seluruh jaringan dan mengalihkan lalu lintas jika ada link yang rusak atau terlalu sibuk.
  • Mengelola Jaringan: Routing memungkinkan pengelolaan dan pengaturan jaringan dengan mengontrol aliran data, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan memberikan keamanan tambahan. 

Jenis-Jenis Routing

Ada dua jenis routing utama: routing statis dan routing dinamis. Routing statis melibatkan pengaturan manual oleh administrator jaringan. Tabel rute dalam routing statis tetap konstan kecuali diubah secara manual, yang artinya tidak memperhitungkan perubahan kondisi jaringan secara dinamis. Sementara itu, routing dinamis menggunakan protokol routing untuk mengumpulkan informasi tentang jaringan dan memperbarui tabel rute secara otomatis. Ini memungkinkan perutean yang dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi jaringan seperti kegagalan link atau penambahan jaringan baru.

Cara Kerja Routing

Sekarang, mari kita bahas bagaimana routing bekerja dalam jaringan komputer. Ketika kamu mengirimkan data, routing melibatkan beberapa langkah. Pertama, protokol routing mengumpulkan informasi tentang jaringan dan keadaan link yang tersedia. Ini seperti mengumpulkan informasi tentang kondisi jalan raya dan arah tujuanmu saat berkendara.

Berikutnya, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, setiap perangkat jaringan (seperti router) membangun tabel rute. Tabel ini berisi daftar jalur-jalur yang mungkin digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Kamu bisa membayangkan tabel rute ini seperti peta atau navigasi yang memberitahumu rute yang mungkin untuk mencapai tujuanmu.

Setelah tabel rute dibangun, perangkat jaringan menggunakan metrik (seperti jarak, kecepatan, atau biaya) untuk menentukan jalur terbaik. Metrik ini membantu memutuskan jalur mana yang paling efisien untuk mengirimkan data. Jadi, misalnya, jika ada jalur yang memiliki lalu lintas berat atau kondisi link yang buruk, metrik akan membantu memilih jalur alternatif yang lebih baik.

Setelah jalur terbaik ditentukan, paket data dikirim ke perangkat jaringan berikutnya dalam jalur tersebut. Paket data akan terus melalui perangkat jaringan tersebut hingga mencapai tujuan akhirnya.

Proses routing ini terus berlanjut saat kondisi jaringan berubah. Misalnya, jika ada link yang rusak atau ada perangkat baru yang terhubung ke jaringan, protokol routing akan memperbarui tabel rute dan melakukan perhitungan ulang untuk menyesuaikan perubahan topologi jaringan. Ini memastikan bahwa data tetap terkirim secara efisien dan dengan kecepatan optimal.

Jadi, dengan menggunakan teknik routing, jaringan komputer dapat mengirimkan data dengan lancar dan efisien melalui berbagai perangkat yang terhubung satu sama lain.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Kalender

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Tayangan Halaman

Pengikut

Copyright © Belajar Menyenangkan | Powered by Blogger